10 Tips Manajemen Komputer Agar Awet Terbaru.

Spread the love

Ivancool news -Siapa sih yang tidak ingin gadgetnya awet? Banyak diantara kita yang menginginkan barang-barang elektroniknya awet tetapi tidak tahu atau bahkan tidak mau menggunakan cara yang benar dalam perawatannya. Tips berikut ini akan membantu anda untuk menjaga agar komputer anda berumur panjang.

1. Atur Suhu

Tempatkanlah komputer anda di tempat yang sirkulasi udaranya lancar. Hal ini dimaksudkan agar suhu komponen/rangkaian elektronik komputer tidak terlalu panas. Jika suhu terlalu panas, umur komponen akan semakin pendek. Jika anda berada di ruangan berAC, anda boleh tidak menggunakan kipas. Namun jika anda berada di ruangan dengan suhu kamar, gunakanlah kipas komputer. Terutama jika anda setiap hari menjalankan program yang berat serta bermain games dalam waktu yang lama sangat diwajibkan menggunakan kipas untuk mendinginkan processor.

2. Gunakan Stabilizer

Gunakanlah UPS untuk mengantisipasi listrik padam secara tiba-tiba apalagi jika anda sudah tidak menggunakan baterai komputer. Padamnya listrik secara tiba-tiba mengakibatkan kerusakan pada komponen komputer anda terutama pada harddisk. Sebenarnya tegangan yang tidak stabil juga sangat mempengaruhi kinerja komponen sehingga komputer cepat rusak. Jadi gunakanlah Stabilizer maupun UPS untuk menstabilkan tegangan listrik.

3. Letakkan Speaker Active agak jauh dari monitor

Medan magnet yang terdapat pada speaker dapat mempengaruhi monitor sehingga membuatnya berwarna tidak rata atau belang-belang. Aturlah jarak speaker active sebelah kiri dan kanan adalah 30cm supaya medan magnet pada speaker tidak mempengaruhi warna monitor.

4. Rutinkan membersihkan motherboard dari debu

Biasakanlah membersihkan motherboard dari debu minimal enam bulan sekali. Bukalah casingnya terlebih dulu lalu bersihkan motherboard serta periferal lain (RAM, Video Card, CDR/CDRW/DVRW, Sound Card, Modem, kipas, dan lain-lain) dengan sikat halus. Sebaiknya gunakan cover pada monitor, CPU, keyboard/mouse sehingga debu tidak masuk ke dalam komputer anda.

5. Jangan mematikan komputer dengan tombol power

Mematikan komputer dengan tombol power akan memperpendek umur processor. Saat Shutdown kipas komputer akan bekerja lebih keras untuk mendinginkan processor dan jika komputer dimatikan langsung maka pendinginan processor tidak dapat bekerja dengan wajar sehingga mempercepat kerusakannya.

Selain kerusakan processor, memory juga bisa cepat rusak karena shut down yang salah. Memory juga butuh istirahat. Saat proses shut down, memory akan dikosongkan sehingga dapat dinyalakan lagi dalam keadaan fresh. Ibarat manusia yang tidur dengan membawa masalah, pasti tidurnya tidak nyenyak. Begitu juga memory, memory juga butuh istirahat agar bisa bekerja lagi dengan optimal.

BACA JUGA INI : 9 Hal terbaru yang membuat Battlefield 3 terlihat keren.

6. Install antivirus dan updatelah

Apapun jenis virusnya, bisa membuat komputer anda bermasah karena ia bisa berganda, kemudian mendownload sesuatu terus-menerus dari internet dan lain-lain. Lakukan Scanning komputer secara berkala dan gunakan antivirus yang ringan tapi berkemampuan tinggi. Updatelah antivirus anda untuk mengenali virus baru. Lakukan scanning total secara berkala.

7. Uninstall atau buang program yang tidak anda gunakan

Selama ini, saya selalu install program yang digunakan setiap hari. Sedikit sekali yang saya install, akibatnya komputer saya cepat tidak seperti punya teman-teman saya yang lemot. Jangan biarkan Drive C (untuk menyimpan OS) penuh karena program atau file sehingga komputer agan super lemot. Begitu juga dengan antivirus.

Jangan menggunakan banyak antivirus karena membuat komputer lemot. Gunakan satu saja yang ringan dengan kinerja bagus. Jika ruang harddisk terlalu banyak digunakan akan memperlambat proses read/write harddisk anda sehingga beban kerja komputer anda akan lebih berat, harddisk juga akan cepat rusak.

8. Fragmentasi Hard disk

Pada intinya fragmentasi terjadi karena adanya aktivitas menyimpan, memanggil, copy atau paste file. Pada saat sistem membutuhkan suatu file tersebut sistem mungkin tidak dapat menemukan suatu file dalam bagian yang berdekatan (sudah pindah tempat). Inilah yang membuat komputer menjadi lemot karena system membutuhkan semakin banyak waktu untuk mencari lokasi file.

Gunakanlah Disk Defragmenter dengan periode tertentu. Walaupun membutuhkan waktu yang lumayan lama (tergantung kapasitas hard disk yang digunakan) tetapi setelah selesai melakukan Defragmenter, maka akan terasa efeknya.

9. Bersihkan Recycle Bin

File maupun folder yang anda hapus tidak serta merta langsung lenyap dari hard disk melainkan ditampung di recycle bin. Recycle Bin yang terlalu penuh dapat menyita ruang harddisk yg dapat menyebabkan pembacaan harddisk jadi lemot. Bersihkanlah secara berkala.

10. Bersihkan Temporary Files

Tiap kali Anda menjalankan aplikasi, komputer membuat temporary file yang berguna untuk mempercepat jalannya kegiatan yang sama. Banyaknya temporary file berbanding lurus dengan kebutuhan ruang hard di drive tempat sistem operasi (C) sehingga komputer semakin lemot. Solusinya masuk ke menu Accessories > jalankan Windows Disk Cleanup.

Leave a Comment